Batulicin-Program Gerakan Sedekah Sampah (GSS) yang diluncurkan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupten Tanah Bumbu beberapa waktu lalu, kini sudah menunjukkan kemajuan yang menggembirakan.
Program tersebut mampu menarik perhatian dan respon yang positif dari masyarakat, hal itu dapat dilihat dengan digelarnya kembali sosialisasi sekaligus penandatanganan Nota Kesepahaman kerjasama pengelolaan sampah dengan 37 sekolah dan Instansi pemerintah yang ada di kabupaten Tanah Bumbu, Selasa (12/10) di Ruang Rapat Sekda Kabupaten Tanah Bumbu.

Nota Kesepahaman tersebut ditandatangani oleh perwakilan sekolah dan Instansi Pemerintah Daerah dan disaksikan langsung oleh Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Tanah Bumbu, Ir. H. Erno Rudi Handoko.

Sebelumnya, seperti kita ketahui bersama DLH Tanah Bumbu juga sudah melakukan kegiatan serupa dengan 23 sekolah dan Instansi pemerintah pada Bulan September yang lalu.
Pada kesempatan itu Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Tanah Bumbu, Ir. H. Erno Rudi Handoko dalam eksposenya mengatakan, kerjasama tersebut adalah tindak lanjut dari sosialisasi program GSS yang dilaksanakan pihaknya di semjumlah sekolah dan Istansi Pemerintah beberapa waktu yang lalu.2Menurutnya gerakan GSS tersebut memiliki misi atau tujuan untuk merubah pandangan masyarakat terhadap sampah. Dengan program ini diharapkan masyarkat dapat menjadikan sampah sebagai barang yang memiliki nilai ekonomis yang tinggi yang akan menghasilakan rupiah sekaligus amal kebaikan dan pahala.

“ Biasanya kalau kita mendengar kata “sampah” maka konotasinya pasti negatif, maka melalui program ini kita ingin menjadikan sampah sebagai barang yang berharga yang akan mendatangkan keuntungan dan pahala,” ujar Erno Rudi Handoko yang saat ini juga menjabat Plt Sekretaris Daerah Kabupaten Tanah Bumbu.

Selain itu, Dikatakan H. Erno Rudi Handoko dengan adanya kegiatan GSS ini, juga dapat membantu mengurangi pasokan sampah pada Tempat Pembuangan Akhir (TPA), yang selama ini menjadi salah satu masalah yang dihadapi Pemerintah Daerah.

“ Dengan gerakan ini juga diharapkan dapat mengurangi jumlah pasokan sampah pada TPA-TPA kita yang selama ini mengalami oper kafasitas,” ujarnya.

Pada kesempatan itu H. Erno Rudi Handoko juga meminta kepada sekolah yang sudah menandatangani nota kesepahaman tersebut agar dapat menjadi agen atau tempat pengumpulan sampah bagi sekolah-sekolah lain yang ada disekitarnya, guna memudahkan dalam pengambilan sampah oleh DLH Kabupaten Tanah Bumbu.

(Ynr/MC.Tanbu)