Operasi Simpatik 2017 Untuk Tingkatkan Kesadaran Berlalu Lintas

Sumber : http://mc.tanahbumbukab.go.id/ Tanggal : 2017-03-02

BATULICIN – Dalam rangka meningkatkan kesadaran dan disiplin masyarakat dalam berlalulintas Polres Tanah Bumbu melaksanakan Upacara Gelar Pasukan Operasi Simpatik 2017 di Halaman Mako Polres Tanah Bumbu, Rabu (1/3/2017).

Upacara tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Tanah Bumbu AKBP Kus Subiyantoro, SIK dan dihadiri Wakil Ketua DPRD Tanah Bumbu H. Hasanuddin, Perwakilan Kodim 1022 Tanah Bumbu, Jajaran Polres Tanah Bumbu, dan sejumlah Pejabat Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu diantaranya, Asisten Bidang Administrasi Umum H. Mustaing, Kepala Dinas Perhubungan Eryanto Rais serta Kadis Satpol PP dan Damkar Andi Aminuddin .

Dalam sambutanya Kapolres Tanah Bumbu mengatakan kegiatan gelar pasukan operasi simpatik ini bertujuan mencegah meningkatnya angka kecelakaan lalu lintas dengan upaya pendekatan preventif melalui himbauan tertib berlalulintas serta tindakan tilang bagi pengguna kendaraan bermotor roda dua dan roda empat yang melanggar peraturan lalulintas.

Operasi ini merupakan upaya untuk meningkatkan disiplin masyarakat dalam berlalulintas dan untuk meminimalisir terjadinya pelanggaran dan kecelakaan berkendara.

Dikatakan Kapolres, dari catatan kepolisian, untuk angka kecelakaan dan pelanggaran lalulintas di Indonesia secara menyeluruh tahun 2016 mengalami kenaikan. Tercatat untuk kecelakaan lalulintas ditahun 2016 naik sebesar 6 persen sedangkan untuk angka pelanggaran berupa tilang naik 15 persen dibanding tahun 2015.

Menyadari hal itu kita sebagai aparat harus bertindak dan melakukan berbagai upaya sebagai wujud tanggungjawab dan pengabdian kita kepada masyarakat.

Kami juga menyadari, dalam melaksanakan semua tugas dan tanggungjawab itu kepolisian tidak bisa bekerja sendiri, harus ada senergi semua pihak dan pemangku kepentingan dalam mewujudkan ketertiban serta kenyamanan berlalulintas.

Adapun yang menjadi sasaran dalam operasi simpatik ini menurut Kapolres, adalah pengendara yang berpotensi mengakibatkan terjadinya kecelakaan seperti, pengendara yang melawan arus, pengendara yang melanggar rambu-rambu lalulintas serta pengendara yang melanggar batas kecepatan.

(Rel/MC.Tanbu)