Pedagang Pasar Pagatan Ikuti Rapid Test Untuk Mencegah Covid-19

Sumber : http://mc.tanahbumbukab.go.id Tanggal : 2020-05-01

BATULICIN – Sebanyak 80 pedagang di Pasar Raya Bumi Pangeran, Pagatan, Kecamatan Kusan Hilir mengikuti rapid test, Jum’at (01/05/2020) pagi.

Rapid test yang dilaksanakan oleh Dinas Kesehatan Tanah Bumbu (Dinkes Tanbu) dalam rangka melaksanakan instruksi Bupati Tanbu H. Sudian Noor sebagai upaya mencegah penularan Corona Virus Desease (Covid-19).

Rapid test adalah metode skrining awal untuk mendeteksi antibody yaitu IgM dan IgS yang di produksi oleh tubuh untuk melawan virus corona. Antibodi ini akan dibentuk oleh tubuh bila ada paparan Covid-19.

Bupati H. Sudian Noor mengatakan untuk mencegah penularan Covid-19, Pemkab Tanbu melalui Dinas Kesehatan melakukan uji rapid test. Utamanya ke pedagang di pasar-pasar tradisional yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.

“Pedagang pasar di rapid test. Termasuk pedagang sayur dan ikan keliling,” sebut Bupati.

Tidak hanya itu, sambung Bupati, rapid test juga akan dilakukan kepada masyarakat yang masih melaksanakan ibadah di Masjid meskipun sudah ada himbauan Pemerintah untuk melaksanakan ibadah di rumah untuk menghindari berkumpulnya banyak orang.

“Rapid test ini dilakukan untuk mencegah penularan Covid-19. Karena jika tidak dicegah maka tidak hanya berdampak pada kesehatan saja, namun juga berdampak pada ekonomi dan sosial masyarakat,” ujarnya.

Bupati berharap masyarakat agar disiplin untuk melaksanakan upaya pencegahan penularan Covid-19 ini dengan menjalankan apa yang sudah di instruksikan pemerintah seperti memakai masker saat keluar rumah sesuai anjuran dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), menjaga jarak atau physical distancing, menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS), mencuci tangan dengan sabun dengan air mengalir, serta tidak keluar rumah jika tidak ada keperluan yang penting dan mendesak.

Pada kesempatan itu pula, Bupati mengatakan pemerintah daerah tidak ada rencana untuk menutup pasar. Namun hanya mengatur jam operasionalnya saja.

Untuk menghindari penularan virus corona ini pula, para pedagang hanya diperbolehkan berjualan di domisili tempat tinggalnya masing-masing.

Kemudian setiap pengelola pasar wajib menyediakan fasilitas cuci tangan pakai sabun dan wajib menjaga kebersihan lingkungan pasar, melaksanakan penyemprotan disinfektan secara rutin, menjaga jarak, serta diharuskan menggunakan masker bagi pedagang dan pembeli.

“Mari kita berdoa agar wabah Covid-19 ini segera berakhir,” ajak Bupati. (Rel)