Pemkab Tanbu Gelar Sosialisasi Pengembangan Koperasi

Sumber : http://mc.tanahbumbukab.go.id/ Tanggal : 2017-05-19

BATULICIN – Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu (Pemkab Tanbu) melalui Dinas Tenaga Kerja Transmigrasi Koperasi dan Usaha Mikro bekerjasama dengan Bagian Perekonomian Sekretariat Daerah Tanbu menggelar Sosialisasi Advokasi dan Pengembangan Koperasi, Rabu (17/50 bertempat di Gedung Sekretariat TP PKK Kabupaten Tanah Bumbu.

Sosialisasi dibuka oleh Asisten Bidang Administrasi Umum, H. Mustaing dan dihadiri peserta dari Koperasi dan UMKM se- Kabupaten Tanah Bumbu. Sosialisasi juga mendatangkan narasumber dari Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah RI dan Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Kalimantan Selatan.

Kepala Dinas Tenaga Kerja Trnasmigrasi Koperasi dan Usaha Mikro, Suhartoyo, mengatakan sosialisasi advokasi dan pengembangan koperasi dilatarbelakangi karena pengembangan koperasi di Tanah Bumbu dirasakan berjalan ditempat.

Melihat hal tersebut, maka Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu mencoba untuk memfasilitasi agar pelaku koperasi lebih punya keyakinan kedepan bahwa koperasi masih menjadi andalan untuk meningkatkan ekonomi kerakyatan.

“Agar sosialisasi ini dapat berkembang dengan baik, maka kami mendatangkan narasumber dari Kementerian Koperasi dan Dinas Koperasi Provinsi Kalimantan Selatan yang akan memberikan materi cara pengembangan koperasi, baik dari sisi legalitas maupun pengawasannya,” ujar Suhartoyo seraya menambahkan sosialisasi juga mengundang pihak perbankan dan perpajakan.

Suhartoyo mengatakan jumlah koperasi yang terdata di Dinas Nakertrans Koperasi dan Usaha Mikro Tanbu ada sebanyak 304, sedangkan yang aktif ada sebanyak 250. Kemudian yang melaporkan RAT sebanyak 35 Koperasi.

Melalui sosialisasi yang dilaksanakan ini, sebut Suhartoyo diharapkan pemerintah daerah dapat mengetahui permasalahan yang dihadapi koperasi sehingga sulit untuk berkembang.

Sementara itu, Kepala Bagian Koordinasi Penyusunan Peraturan Perundang-undangan Sekretariat Kementerian Koperasi dan UKM RI, Henra Saragih, SH, MH mengatakan bahwa arah kebijakan dan strategi kementerian koperasi dan ukm tahun 2015-2019 diarahkan untuk meningkatkan produktivitas, kelayakan, dan nilai tambah UMKM dan koperasi sehingga mampu tumbuh ke skala yang lebih besar dan berdaya saing.

Arah kebijakan tersebut akan dilaksanakan melalui Lima Strategi sebagaimana yang dituangkan dalam RPJMN Tahun 2015-2019 yaitu Peningkatan kualitas SDM, Peningkatan akses pembiayaan dan perluasan skema pembiayaan, peningkatan nilai tambah produk dan jangkauan pemasaran, penguatan kelembagaan usaha, serta kemudahan kepastian dan perlindungan usaha.

Menurutnya, permasalahan kreatifitas usaha di Indonesia disebabkan rendahnya spirit perkoperasian, tidak memiliki visi yang tajam, terlalu mengandalkan bantuan dari luar, kaderisasi yang mandeg dan magerialism, akses sumberdaya dan bargaining yang lemah.

Adapun kegiatan strategis yang dilakukan terkait dengan pemberdayaan koperasi yaitu penataan data koperasi dan UKM, Program pembebasan biaya pembuatan akta koperasi bagi usaha mikro dalam rangka memberikan legalitas, penguatan peran KUD, Pendampingan KUR, Pengelolaan Dana Bergulir, Start Up Capital bagi wirausaha pemula, pendampingan sertifikasi tanah bagi KUMKM, revitalisasi pasar rakyat, penataan lokasi dan sarana usaha bagi pedagang skala mikro, fasilitasi promosi dalam dan luar negeri, membangun UKM entrepreneur yang produktif, koperasi dan umkm yang difasilitasi merek dan pengemasan, fasilitasi kemitraan produksi, penumbuhan dan pengembangan wirausaha, pendidikan dan pelatihan bagi SDM KUMKM, serta melakukan pengawasan bagi Koperasi.

Bupati Tanah Bumbu Mardani H Maming dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Asisten Bidang Administrasi Umum, H. Mustaing mengharapkan sosialisasi yang dilaksanakan menghasilkan manfaat bagi kemajuan pembangunan daerah.

“Kami sangat menyambut baik dengan dilaksanakannya sosialisasi ini karena disamping upaya kita untuk mengembangkan dan menyegarkan kembali koperasi dengan legalitasnya juga diharapkan memberikan pemahaman dalam menata dan mengelola koperasi secara professional dan berorientasi pada ekonomi kerakyatan” sebutnya.

Disamping itu, melalui kegiatan sosialiasi ini hendaknya dapat di ikuti oleh peserta dengan sebaik-baiknya dan dan diharapkan dapat memberikan berdampak positif bagi anggota koperasi terlebih dapat membantu masyarakat melalui program-program yang difokuskan pada ekonomi kerakyatan.

Bupati juga menghimbau kepada seluruh anggota koperasi untuk menumbuhkan komitmen dan tanggung jawab demi kemajuan koperasi terkhusus dalam rangka mensejahterakan anggota koperasi dan masyarakat yang ada di Kabupaten Tanah Bumbu.

(Rel/MC.Tanbu)