Calhaj Tanbu Ikuti Bimbingan Masal Manasik Haji

Sumber : Media Center Tanggal : 2018-06-25

Sebanyak 208 jemaah calon haji 2018 dari sepuluh Kecamatan berbeda di wilayah Kabupaten Tanah Bumbu mengikuti kegiatan Bimbingan Manasik Massal Tahap Pertama di Auditorium Mahligai Bersujud, Kapet Batulicin, Senin (25/06/2018).

Adapun 208 peserta jamaah haji ini terdiri dari Kecamatan Simpang Empat 70 orang + TPHD 1 orang, Kecamatan Batulicin 7 orang + TPHD 1 orang, Kecamatan Kusan Hilir 59 orang, Kecamatan Kusan Hulu 6 orang, kecamatan kuranji 6 orang, Kecamatan Sungai Loban 10 orang, Kecamatan 8 orang dan Kecamatan Satui 40 orang.

Sepuluh Kecamatan yang mengikuti Bimbingan Manasik Massal yang pertama ini ialah Kecamatan Batulicin, Simpang Empat, Kusan Hulu, Kusan Hilir, Karang Bintang, Mantewe, Sungai Loban, Kuranji, Angsana, Satui, sementara jemaah calon haji juga akan mengikuti Bimbingan Manasik Massal Tahap Kedua yang akan diselenggarakan pada tanggal 09 Juli 2018 mendatang.
IMG-20180625-WA0009
Kegiatan ini dihadiri oleh sejumlah pejabat di lingkungan Pemkab Tanah Bumbu, seperti Wakil Bupati Tanah Bumbu Sudiannor, Muspida, Kabid Haji dan Umrah, Kemenag Kalsel, Ketua MUI, SKPD, dan Peserta Mansik Haji.

Dalam sambutannya Wakili Bupati Tanah Bumbu Sudianoor mengucapkan terimakasih karena para jemaah sudah hadir dalam acara tersebut dan tak lupa ia berpesan kepada jemaah calon haji untuk selalu menjaga kesehatannya.

“Diharapkan kepada para peserta Manasik harus benar benar memperhatikan apa yang di sampaikan, dan apabila ada yang beluh faham segera di konsultasikan agar peserta mengatahui secara jelas syarat dan rukun haji dengan benar,” ujar Sudiannor.
IMG-20180625-WA0008
“Tak lupa saya ingatkan, menjaga Kesehatan dari sekarang dan samapai nanti di Arab Saudi karna cuaca yang jauh berbeda dengan di tanah air sehingga dirapkan para jamaah calon haji mempersiapkan diri dan fisik dengan baik,” katanya.

Pada kesempatan ini, Kepala Kantor Kementrian Agama Tanah Bumbu Abul Basit menyampaikan selain mengikuti Manasik Haji dengan sungguh-sunguh yang menjadi factor utama adalalah niat yang sungungguh sehingga kita semua akan menjadi haji yang mabrur.