Lestarikan Alam, Angkatan Muda Irigasi Tebar Benih Ikan

Sumber : Media Center Tanggal : 2018-08-14

Sebagai wujud kecintaan terhadap ekosistem alam, karang taruna Angkatan Muda Irigasi  (AMI) Desa Batulicin Irigasi Kecamatan Karang Bintang melakukan kegiatan tebar benih ikan ke Danau Saerah.

“Kegiatan tebar benih ikan nila dan patin kurang lebih sebanyak empat ribu bibit ikan di lahan seluas kurang lebih 1 hektar,”, sebut Ketua Karang Taruna AMI Wahyu Santoso kemarin.

Menurutnya, kegiatan ini selain merupakan wujud kepedulian pihaknya terhadap upaya konservasi dan menjaga kelangsungan hidup ekosistem ikan liar yang semakin langka akibat illegal fishing sekaligus sebagai upaya untuk mengembangkan budi daya ikan air tawar secara alami.

Sebelum akhirnya kegiatan itu digagas terang Wahyu, ia bersama pemuda setempat yang sebagian besar merupakan mancing mania melihat ada satu areal danau di wilayah desa setempat yang berpotensi untuk dikembangkan sebagai area pemancingan umum dengan konsep alami. Dari hasil bincang-bincang bersama beberapa pemuda setempat itulah disepakati mareka akan menaburkan bibit ikan di danau Saerah yang sebelumnya memang menjadi salah satu tempat tujuan mereka memancing.

“Selama ini danau itu memang menjadi salah satu tujuan kami memancing. Di danau itu terdapat ikan gabus, toman, mujair dan jenis-jenis ikam tawar lainnya”, ungkap Wahyu sembari menambahkan, dengan ditebarkannya bibit ikan nila dan patin akan semakin menambah jenis ikan yang berkembang di danau Saerah.

Kegiatan tebar benih ikan patin dan nila oleh karang taruna AMI ini pun mendapatkan dukungan berbagai pihak di desa setempat. Bahkan dukungan juga diberikan oleh anggota DPRD Tanah Bumbu, Said Ismail Kholil Alaydrus yang juga pegiat mancing mania yang memerangi illegal fishing.

Said Ismail berharap, upaya pelestarian ekosistem alam dan pembudidayaan ikan air tawar secara alami ini bisa terus dikembangkan tidak hanya oleh karang taruna AMI saja tapi dilakukan juga oleh karang taruna lain di wilayah Tanah Bumbu lainnya.

“Bahkan kami berharap ini bisa dilakukan oleh siapa saja yang di wilayahnya ada areal berupa danau atau sejenisnya yang berpotensi sebagai lokasi pengembangan dan pembudidayaan ikan secara alami”, sebut Said Ismail yang juga ketua Peunjunan Tanah Bumbu (PETA).