Kini, RSUD dr. Andi Abdurrahman Noor Dilengkapi Instalasi Hemodialisis

Sumber : Media Center Tanggal : 2018-08-20

Dalam upaya meningkatkan pelayanan kesehatan bagi masyarakat Tanah Bumbu, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Andi Abdurrahman Noor membangun sejumlah fasilitas penunjang, salah satunya gedung instalasi Hemodialisis, yang diresmikan oleh Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Tanah Bumbu Sudian Noor, Jum’at (17/8).

Peresmian yang bertepatan HUT RI ke 73 itu ditandai dengan pemotongan pita oleh Sudian Noor yang didampingi Istri dan disaksikan Direktur RSUD dr. Andi Abdurrahman Noor, Unsur Forkopinda, dan Jajaran Pejabat lingkup Pemerintah daerah Kabupaten Tanah Bumbu.

Sudian Noor, disela kegiatanya mengatakan dengan diresmikannya gedung Hemodialisis tersebut, diharapkan RSUD dr. Andi Abdurrahman Noor dapat memaksimalkan pelayanan kesehatan kepada masyaraka, terutama bagi pasien penderita gagal ginjal yang membutuhkan mencuci darahnya di Tanah Bumbu.

“Dengan diresmikannya gedung ini masyarakat tidak perlu lagi ke Banjarmasin untuk melakukan cuci darah,” ujarnya.

Diakuinya pelayanan kesehatan di RSUD dr. Andi Abdurrahman Noor saat ini telah banyak mengalami peningkatan. Hal itu terlihat dari terpenuhinya sejumlah pasilitas pendukung yang memudahkan bagi masyrakat Tanah Bumbu yang membutuhkan pelayanan kesehatan.

“ Saya ucapkan selamat kepada RSUD dr. Andi Abdurrahman Noor, semoga kedepannya terus melakukan peningkatan pelayanan kepada masyarakat, sehingga berdampak pada kesejahteraan masyarakat Tanah Bumbu, secara menyeluruh,” paparnya.

Sementara itu, Direktur RSUD dr. Andi Abdurrahman Noor, dr. Arman Jaya Rikki saat ditemui disela kegiatan, menjelaskan keberadaan gedung instalasi hemodiasis tersebut.

Pembangunan Instalasi tersebut merupakan upaya RSUD dr. Andi Abdurrahman Noor dalam memenuhi kebutuhan masyarakat dalam mencuci darah. Kerana selama ini pasein yang menglami gagal ginjal terpaksa harus dirujuk ke Banjarmasin untuk cuci darah.

Dikatakanya, meskipun sudah diresmikan, namun alat tersebut belum bisa digunakan, pasalnya masih menunggu proses administrasi yang harus dilengkapi.

Sambil menunggu hal tersebut, menurut Arman, saat ini pihaknya sudah mempersiapkan tenaga medis yang akan menangani dan mengoperasikan alat tersebut. Dan diharapkan dalam waktu dekat alat ini akan segera difungsikan.

“ Kami sudah persiapkan tenaga ahli dibidang ini, tinggal menunggu maslah ijin administrasinya saja,” ujarnya.