Nilai Pancasila Dalam Hubungan Industrial

Sumber : Media Center Tanggal : 2018-08-27

Hubungan industrial antara para pelaku dalam proses produksi barang dan jasa (pekerja, pengusaha dan pemerintah) harus didasari atas nilai-nilai manisfestasi dari Pancasila dan Undang-undang 1945.

Demikian disampaikan Reytman Aruan Kasubdit Penyelesaian Perselisihan Hubungan Industrial Kementerian Tenaga Kerja Republik Indonesia pada Forum Koordinasi Hubungan Industrial yang diselenggarakan Dinas Tenaga Kerja Transmigrasi Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Tanah Bumbu pada Selasa, (28/08) di Mahligai Bersujud Kapet, Simpang Empat.

“Tenaga Kerja harus diberdayakan dan didayagunakan secara optimal dan manusiawi, sesuai dengan pengamalan sila kedua” ujarnya.

Kerjasama antara pekerja, pengusaha dan pemerintah harus berdasarkan pada azas kemitraan dan kekeluargaan demi kepentingan bersama serta hubungan funsional yang sehat dalam membangun kesejahteraan bersama.

IMG-20180821-WA0016
Ia mengatakan pembangunan di bidang ketenagakerjaan harus mampu mewujudkan tak hanya peluang kerja yang merata, namun juga mampu memberikan perlindungan bagi kesejahteraan para pekerja dan keluarganya.

“Kondisi Hubungan Industrial yang ideal adalah Harmonis, Dinamis dan Berkeadilan.” tambahnya.

Produktivitas dan disiplin kerja juga diperlukan karena inilah yang diinginkan oleh perusahaan. Peningkatan kinerja mampu meningkatkan profit yang akan membuka peluang kerja baru.

Sementara itu, peran serta pemerintah dalam hubungan ini adalah penyusunan peraturan dan kebijakan, pelayanan, pengawasan dan penegakan hukum.

Dalam kesempatan ini juga, Kepala Dinas Nakertrankop dan Um Suhartoyo menyampaikan bahwa pemerintah kabupaten terus memberikan pelayanan terbaiknya, baik bagi pengusaha maupun pekerja. Penyehatan iklim usaha ini harus kita lakukan terus-menerus guna memancing investasi baru dan perluasan jenis usaha yang telah ada.

“Apabila terjadi perselisihan antara pekerja dan pengusaha, kami siap memfasilitasi mediasinya agar hubungan semua pihak tetap harmonis dan iklim usaha tetap terjaga'” ujarnya.