Urine Sapi Efektif Basmi Penyakit dan Hama

Sumber : Media Center Tanggal : 2018-09-07

Randam, Petani dari Desa Karang Mulya Kecamatan Kusan Hulu sudah membuktikan penggunaan pupuk biofarm dari urine sapi sangat efektif membasmi penyakit dan hama pada tanaman padi miliknya.

Menurut Randam, tanaman padi miliknya yang disemprot menggunakan pupuk organik dari urine sapi tersebut tidak terserang hama dan penyakit, sedangkan tanaman padi milik petani yang lahan sawahnya bersebelahan diserang oleh hama.

Selain penyakit pada tanaman padi, hama seperti burung dan wereng juga tidak berminat memakan buah padi dilahan miliknya.

Demikian dikatakan Randam saat menjadi narasumber kegiatan pelatihan pengenalan pengembangan pertanian secara organik dan terintegrasi pada klaster padi unggul organik terintegrasi, Rabu (5/6) di Desa Sumber Baru Kecamatan Angsana.

Randam mengatakan, cara membuat pupuk biofarm dari urine sapi tersebut diperolehnya saat menjadi peserta pelatihan pembuatan pupuk organik bioplus dan biofarm yang dilaksanakan oleh KPw Bank Indonesia Kalimantan Selatan bekerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu.

Ilmu yang diperoleh dan berhasilnya tanaman padi organik yang ditanam dilahannya tersebut kemudian menginspirasi KPw Bank Indonesia (BI) Kalsel untuk mengembangkan penggunaan pupuk organik ke petani lainnya di Kabupaten Tanah Bumbu, khususnya petani Desa Sumber Baru Kecamatan Angsana.

Menurutnya, penggunaan pupuk bioplus dan biofarm urine sapi memacu pertumbuhan padi secara organik. Hasilnya juga sangat memuaskan, dengan pupuk organik hasilnya bisa mencapai 7-8 ton/hektar.

Sementara itu, Konsultan PUMKM KPw BI Kalsel, Untung Torang, mengatakan pelatihan dan praktek pembuatan pestisoda organik (bioplus) dan pupuk biofarm ini merupakan tindak lanjut dari MoU Pemkab Tanbu dengan BI terkait pengembangan pertanian secara organik dan terintegrasi di Kabupaten Tanah Bumbu.

Adapun pelatihan pembuatan pupuk organik dilaksanakan dari tanggal 4 sampai 6 September 2018 bertempat di Balai Rakyat Kantor Desa Sumber Baru.

Pada pelatihan kali ini, narasumbernya adalah peserta klaster padi unggul dari Kecamatan Kusan Hulu Kab Tanbu yang telah berhasil mengembangkan padi organik terintegrasi diwilayahnya.