Wisuda Akbar Tahfidz Qur an Se Kalsel Bikin Ustadz Yusuf Mansyur Terharu

Sumber : Media Center Tanggal : 2018-11-19

Hajatan Wisuda Akbar Tahfidz Qur’an se Kalimantan Selatan tahun ini dilaksankan di Kabupaten Tanah Bumbu.

Sekitar 800 santriawan santriwati yang diwisuda berlangsung di Masjid Agung Nurussalam, Kelurahan Gunung Tinggi Kecamatan Batulicin, Minggu (18/11).

Terdengar riuh gemuruh para generasi penghapal Qur an itu menyambut kehadiran Ustadz Yusuf Mansyur bersama Bupati Tanah Bumbu H. Sudian Noor di Masjid itu.

IMG-20181118-WA0022

“Suasana ini membuat saya terharu, kerena saya melihat para penghapal Qur’an sedang diwisuda. Ini adalah sebuah keberkahan kita semua dan keberkahan Kabupaten Tanah Bumbu,” kata Ustad Yusuf Mansur dalam tausyiahnya.

Dia berharap kedepannya, para santri Qur’an ini kelak ada yang jadi Bupati, Gubernur maupun Presiden.

Dalam Tausyiah Ustadz pencetus buku Wisata Hati asli Betawi itu mengurai beberapa kebesaran Al Qur’an yang harus diyakini ummat Rasullullah SAW.

Dikatakannya, Qur’an itu adalah petunjuk dan lentera ummat ditengah kegelapan manusia.

“Al Qur’an adalah jalan paling mudah dalam mencapai suatu harapan, Kerena kalau mau hebat sumbernya Al Qur’an, disaat kesulitan hidup apapun senjatanya adalah Al Qur’an,”jelasnya.

Berbagai kejadian yang tak masuk akal sering dia jumpai didalam kehidupan, semua itu tiada lain karena kehebatan Al Qur’an jika itu kita pelajari.

“Seorang pedagang kecil kecilan yang terlilit hutang, jangankan untuk bayar hutang untuk makan saja harus menghabiskan dagangannya. Namun berkat dia amalkan Qur’an maka Allah bayar semua hutangnya dan dia diangkat derajatnya sebagai pedagang besar dan sudah memiliki puluhan karyawan,” jelasnya.

IMG-20181118-WA0020

Sebelumnya, dalam sambutan Bupati Tanah Bumbu mengatakan, Wisuda Tahfidz Quran ini bertepatan dengan antusiasme pemerintah daerah dalam rangka mengembangkan Rumah Tahfidz di Bumi Bersujud ini.

Sudian Noor menyampaikan, dalam program itu Pemerintah Daerah berkeinginan tiap 1 desa ada 1 Rumah Tahfidz.

Selain itu tandasnya, kita memiliki 773 masjid serta mushola, disitu mereka juga belajar Al Qur’an. Sekaligus menyemarakan Masjid atau Musholla.

“Kita mengharapkan yang mengaji di Masjid atau Musholla bukan lagi suara kaset tapi anak anak kita sendiri nanti yang mengaji di situ, Maka insyaallah akan muncul keberkahan dan ini akan menyelamatkan kita di akhirat kelak.” pungkasnya.

Sementara itu acara tersebut turut dihadiri Sekretaris Daerah Kab. Tanbu H. Rooswandi Salem. M.Sos.MM, Ketua MUI Tanbu, Kepala Kemenag Tanbu, tokoh ulama serta para Forum Koordinasi Pimpinan Daerah setempat.