DLH Sosialisasikan Jakstrada Pengelolaan Sampah Rumah Tangga

Sumber : http://mc.tanahbumbukab.go.id/ Tanggal : 2018-11-27

BATULICIN – Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Kalimantan Selatan (DLH Prov Kalsel) bekerjasama dengan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Tanah Bumbu (DLH Kab Tanbu) menggelar Sosialisasi Peraturan Kebijakan Strategis Daerah (Jakstrada) Pengelolaan Sampah Rumah Tangga, Senin (26/11) bertempat di ruang rapat Kantor Bupati Tanbu.

Sosialisasi dibuka oleh Bupati Tanah Bumbu, H Sudian Noor, diwakili Staf Ahli Bupati Tanbu Bidang Hukum dan Politik, HM Thaha.

Selain sosialisasi, juga digelar Rapat Pembinaan Teknis Adipura yang dihadiri oleh Tim Adipura Tanah Bumbu dan dunia usaha.

Kepala DLH Kalsel melalui Kabid Pengelolaan Sampah Limbah B3 dan Kemitraan, H Benny Rahmadi, menyampaikan Sosialisasi Peraturan Gubernur Kalimantan Selatan Nomor 30 Tahun 2018 tentang Kebijakan dan Strategis Provinsi Kalimantan Selatan Dalam Pengelolaan Sampah Rumah Tangga dan Sampah Sejenis Rumah Tangga.

Ia mengatakan setiap tahun kriteria penilaian Adipura ada peningkatan. Diantaranya yaitu komitmen pemerintah daerah dalam hal peraturan kebijakan tentang pengelolaan sampah rumah tangga.

“Provinsi Kalsel sudah memiliki Jakstrada, begitu pula dengan 13 Kabupaten/Kota di Kalsel. Tanah Bumbu termasuk yang sudah memiliki kebijakan strategis pengelolaan sampah rumah tangga,” sebutnya.

Benny mengatakan pada Pergub Kalsel No 30 Tahun 2018, memuat strategi penanganan sampah rumah tangga dan penanganan sampah sejenis rumah tangga yang meliputi komitmen bersama antara eksekutif dan legislatif dipusat dan didaerah dalam penyediaan anggaran, peningkatan kapasitas dan SDM, Penguatan Komitmen Dunia Usaha dan penguatan keterlibatan masyarakat.

Untuk mengurangi sampah rumah tangga dan sejenisnya dapat dilakukan dengan cara pembatasan timbunan sampah, pendaurulangan sampah, dan pemanfaatan kembali sampah rumah tangga.

“Jakstrada ini adalah arah kebijakan dan strategi dalam pengurangan dan penanganan sampah rumah tangga dan sejenisnya ditingkat provinsi dan kabupaten/kota yang terpadu dan berkelanjutan,” sebutnya.

Melalui Jakstrada ini, sambungnya, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan mentargetkan pengurangan volume sampah rumah tangga dan sejenisnya hingga 30 persen dan penanganan sampah hingga 70 persen pada 2025.

Ia melanjutkan, Adipura bukan hanya soal keindahan, kebersihan lingkungan, dan rindang, tetapi juga bagaimana pengelolaan sampah rumah tangga.

Sementara itu, Bupati Tanbu, H Sudian Noor, melalui Staf Ahli Bupati Bidang Hukum dan Politik, HM Thaha mengatakan pemerintah daerah sangat mendukung dengan adanya kebijakan Pengelolaan Sampah Rumah Tangga dan Sampah Sejenis Sampah Rumah Tangga.

Sebagai komitmen nyata Kabupaten Tanah Bumbu dalam pengelolaan sampah rumah tangga dan sejenisnya tentunya akan melibatkan peran serta masyarakat, dunia pendidikan serta dunia usaha.

Terkait Jakstrada, Pemkab Tanbu juga memiliki Peraturan Bupati Tanah Bumbu Nomor 46 Tahun 2018 tentang Kebijakan dan Strategi Kabupaten Tanah Bumbu dalam Pengelolaan Sampah Rumah Tangga dan Sejenis Sampah Rumah Tangga.

Langkah-langkah penanganan sampah meliputi penyusunan perencanaan teknis dan manajemen persampahan, pembangunan TPA dengan sistem sanitary landfill, pengadaan armada angkutan sampah, dan pengadaan TPS Komunal.

Sedangkan langkah pengurangan volume sampah yang dilakukan adalah melaksanakan program kampung iklim, mengoptimalkan TPST/TPS3R, mengoptimalkan Bank Sampah, Pembinaan Sekolah Adiwiyata, dan peningkatan SDM dalam hal pemanfaatan sampah organik dan non organik serta pengembangan pemanfaatan sampah menjadi energi alternatif.

Sosialisasi Jakstrada Pengelolaan Sampah dan Rapat Teknis Pembinaan Adipura dihadiri juga Kepala DLH Kab Tanbu beserta jajarannya, Disdikbud, Disperkimtan, Camat, Lurah, Tokoh Agama, Kepala Sekolah, LSM, dan Dunia Usaha. (rel)