Hari Jadi Tanbu ke 16, H Sudian Noor : Produksi Perikanan Tangkap Meningkat

Sumber : http://mc.tanahbumbukab.go.id/ Tanggal : 2019-04-08

BATULICIN – Dinas Perikanan Kabupaten tanah Bumbu mencatat produksi perikanan tangkap mengalami peningkatan produksi di Tahun 2018 dibandingkan tahun lalu.

Adapun produksi perikanan tangkap terdiri dari perairan laut dan perairan umum tahun 2017 sebesar 42.537,76 ton meningkat menjadi 43.811,89 di tahun 2018.

Demikian dikatakan Bupati Tanah Bumbu, H Sudian Noor saat menyampaikan laporan dihadapan Wakil Gubernur Kalimantan Selatan H Rudy Resnawan saat peringatan Hari Jadi ke 16 Kabupaten Tanah Bumbu, Senin (08/04/2019) di Halaman Kantor Bupati Tanbu.

Bupati mengatakan peningkatan produksi tersebut dikarenakan kerja keras semua pihak dalam mendukung peningkatan produksi perikanan di Bumi Bersujud.

Diantaranya yaitu bantuan kapal bagi nelayan, bantuan alat GPS sebanyak 125 unit di tahun 2017 dan tahun 2018 sebanyak 200 set jaring.

Selain bantuan tersebut, pemerintah juga menyalurkan bantuan alat tangkap ikan perairan umum, di mana pada tahun 2018, sebanyak 1.296 unit alat tangkap ikan tradisional diberikan kepada nelayan.

“Bermacam bantuan yang disalurkan terbukti mampu membuahkan hasil dengan meningkatnya produksi perikanan,” sebutnya.

Di samping itu, pemerintah daerah juga memberi perlindungan asuransi bagi nelayan, dengan nilai asuransi yang diterima berkisar Rp150 Juta sampai Rp200 Juta per orang.

Kemudian adapula program Program Sertifikasi Hak Atas Tanah (SEHAT) Nelayan yang sudah dilaksanakan sejak tahun 2012 yang lalu, dan hingga saat ini sudah 386 sertifikat diserahkan kepemilikannya kepada nelayan.

Terkait Hari Jadi ke 16, Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu mengusung tema “Memantapkan Ekonomi Maritim Dengan Peningkatan Infrastruktur, Kualitas Lingkungan, SDM, dan Tata Kelola Pemerintahan yang Akuntabel Menuju Tanah Bumbu Hebat”.

Melalui tema sentral ini, pemerintah daerah ingin memaksimalkan potensi-potensi dari sektor kemaritiman sebagai pendorong dinamika pembangunan daerah. (Rel)