Hari ini

September Syawal
10
Jumat
1
Jumat
2010
MASEHI
1431
HIJRIAH

Pencarian Dalam Web

Beranda
- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
Kontak
- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
Berita
- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
Links
- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
Login Webmail
- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -

Pengunjung

mod_vvisit_counterHari ini83
mod_vvisit_counterTotal81628
Menu Path : Beranda
Mengintip Aktifitas Pedagang Ikan Nila di Batulicin Print E-mail
The News
Written by Humas   
Kamis, 04 Maret 2010

pedagang_ikan.jpgBATULICIN - Huseini (43) merupakan salah satu pedagang ikan nila di pinggiran Jalan Transmigrasi Desa Barokah Kecamatan Simpang Empat. Usaha itu baru digelutinya selama 2 tahun. Sekarang omzet penjualannya sudah lumayan banyak. Dalam satu hari, rata-rata ikan nila miliknya bisa terjual 50 kilogram. Artinya, kalau satu kilo seharga Rp25 ribu saja, berarti omzetnya mencapai Rp.1.250.000,- Kalikan saja selama satu bulan atau 30 hari, pendapatan kotornya mencapai Rp.37.500.000,-

Untungnya memang tidak terlalu banyak mas. Tapi cukuplah," katanya, kepada koran ini, kemarin. Bahkan, katanya, memasuki bulan ramadan tahun lalu, omzet penjualan ikannya melonjak tajam. "Satu hari jelang lebaran pembelinya memang banyak. Selain ibu rumah tangga, pemilik rumah makan dan warung juga membeli ikan disini,” ujar Huseini.

Dikatakannya, satu hari menjelang ramadan, omzet penjualan ikannya bisa mencapai 100-150 kilogram. Saking banyaknya pembeli, Huseini mengaku cukup kewalahan. "Total selama bulan ramadan, ikan nila saya terjual hingga 5 ton," sebutnya. Artinya, selama satu bulan, Huseini meraup penghasilan kotor sebesar Rp.125 juta.

Menurutnya, ikan-ikan nilanya itu diperoleh dari pedagang di Banjarmasin."Tiap hari saya menerima kiriman ikan nila dari Huseini mengaku, menjadi pedagang ikan nila diluar rencana. Ide itu tiba-tiba saja muncul begitu melihat ada peluang bisnis di depan mata. Maklum saja, rumahnya berada di pinggiran saja, sehingga sangat cocok untuk membuka usaha berdagang ikan nila.

"Di Batulicin pedagang ikan di pinggiran jalankan sangat sedikit sekali. Karena itu saya memberanikan diri untuk membuka usaha menjadi pedagang ikan nila ini," jelas Huseini. Menurutnya, harga jual yang ditawarkan kepada pembeli tidak jauh beda dengan harga di pasaran. "Sama saja harganya mas," pungkasnya.

 

Last Updated ( Senin, 08 Maret 2010 )
 
< Prev   Next >