Selamatkan Anak Dari Kelainan Bawaan: Stake Holder Di Tanbu Sepakat Perangi Measles Dan Rubella

Sumber : Media Center Tanggal : 2018-07-11

Sebagai bentuk upaya Pemerintah untuk menyelamatkan anak dari penyakit bawaan sejak lahir, Stake Holder Tanbu sepakat perangi Measles dan Rubella di Bumi Bersujud.

Komitmen bersama itu dilakukan saat Sosialisasi Maesles dan Rubella, sekaligus di tandai dengan penandatangan bersama di Hotel Eboni Kecamatan Batulicin Senin (10/07).

Kepala Dinas Propinsi Kalimantan Selatan Dr.H.M.Muslim.S.Pd.M.Kes,mengatakan. Kesepakatan ini adalah bentuk keperdulian semua lintas terkait akan betapa bahayanya penyakit Measles dan Rubella (MR).
IMG-20180710-WA0025
“Melalui sosialiasi ini kami atas nama Pemprov Kalsel mengajak semua Stake Holder disini agar sama sama bergerak mencegah dan mensosialisasikan MR itu, sehingga anak indonesia terbebas dari penyakit itu di tahun 2020,”ungkapnya.

Dikatakannya, MR itu adalah penyakit akut dan ringan, pada umumnya sering menginfeksi anak dan ibu hamil, namun penyakit ini dapat dicegah melalui Imunisasi dengan vaksin MR.

“Ini adalah pencegahan terbaik untuk penyakit campak dan rubella yang satu vaksin untuk mencegah dua penyakit sekaligus.,”ujarnya.
IMG-20180710-WA0026
Selain itu jelasnya, measles atau campak merupakan penyakit yang mudah menular yang disebabkan oleh virus dengan masa inkubasi 8 sampai 13 hari dengan gejala demam.

“Sedangkan Rubella biasanya berupa penyakit ringan pada anak, namun bila menulari ibu hamil pada trimester pertama atau awal kehamilan, dapat menyebabkan keguguran atau kecacatan pada bayi yang dilahirkan. Kecacatan tersebut dikenal sebagai Sindroma Rubella Kongenital yang meliputi kelainan pada jantung dan mata, ketulian dan keterlambatan perkembangan”, ujarnya.

“Jika itu terjadi , penderita akan ditandai dengan bercak kemerahan pada kulit (rash) disertai dengan batuk dan/atau pilek dan/atau kontungtivitis.,”imbuhnya.